Terapi Bekam (Basah, Kering, Api)

Setiap tubuh memiliki kondisi yang berbeda dan memerlukan tindakan yang berbeda setelah didiagnosa oleh praktisi yg berpengalaman. Bagi pasien yang akan mendapatkan terapi Bekam maka penerapannya ada diantara 3 pilihan berikut : Basah, Kering, atau Api.

Terapi Moxibusi

Salah satu kaidah yang pas ketika tubuh memiliki syndrom yang dingin dan pada saat yg sama membutuhkan penghangatan pada titik-titik meridian tertentu untuk pemulihan. Terapi moxibusi menjadi bagian utama dalam tindakan yang akan diterapkan.

Terapi Herbal

Kandungan alami dari berbagai macam tumbuhan perlu diambil dan diolah. Untuk itu terapi herbal cocok bagi siapapun yang memerlukan kandungan alami yang membantu pertumbuhan, pemulihan, dan juga peningkatan stamina tubuh tanpa unsur yang merusak.

Terapi Ruqyah

Tidak sedikit pasangan suami istri mendapatkan ujian berupa gangguan ghaib yang selama ini tidak disadari ada. Bahkan banyak pula praktisi tenaga dalam/kanuragan yang hendak bertaubat tetapi sulit untuk melepaskan pengaruh buruk dari efek negatif yang dialami. Terapkan segera Ruqyah sebagai solusinya.

Request Ruqyah Massal

Tauhid menjadi kunci utama agar dapat berpegang teguh dalam sunnah, tetapi ruqyah massal tanpa tauhid maka sia-sia. Untuk itu ruqyah massal harus mengedepankan konten dakwah. Siapa yg menghendaki kebaikan hari ini? Lakukan ruqyah dengan tauhid.

Monday, July 8, 2019

Sayuran ini baiknya dimasak dulu ya !

Sayuran ini baiknya dimasak dulu ya !, RTH, Rumah Terapi Herbal


Untuk memaksimalkan manfaatnya, beberapa orang menganggap makan sayuran mentah adalah lebih baik. Alasannya, proses pemanasan dianggap bisa merusak nutrisi dalam sayur. Well, hal ini tidak sepenuhnya benar. Beberapa sayur justru dianjurkan untuk diproses terlebih dahulu atau akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Creator situs BetterThanDieting.com, Bonny Taub-Dix berbagi informasi soal sayuran mana yang sebaiknya tidak dikonsumsi dalam kondisi mentah dan harus dimasak terlebih dahulu.  Berikut ini jenis sayuran tersebut.

Tomat

Sayuran ini baiknya dimasak dulu ya !, RTH, Rumah Terapi Herbal

Tomat memang memiliki banyak manfaat kesehatan ketika dikonsumsi mentah. Namun, sebenarnya kita justru akan mendapat lebih banyak kandungan likopen setelah tomat dimasak. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Agricultural and Food Chemistry  tomat justru melepaskan lebih banyak likopen ketika dimasak. Likopen sendiri adalah senyawa antioksidan penangkal kanker.

Menurut Scientific American, ini dikarenakan suhu panas bisa memecah sel-sel keras yang ada pada tomat tersebut dan membuat nutrisinya lebih mudah diserap. Selain dimasak, kita juga bisa mengonsumsi tomat kalengan. Malah, likopen yang terserap mungkin akan lebih banyak daripada mengonsumsinya pada kondisi segar. Tambahkan minyak zaitun agar penyerapannya lebih sempurna.

Kale

Mungkin banyak orang mengonsumsi kale mentah tanpa mengalami masalah apapun. Kebanyakan memasukannya ke dalam bahan salad. Padahal, sebuah studi yang dilakukan oleh Linus Pauley Institute menemukan bahwa mengonsumsi sayuran dari keluarga cruciferous seperti kale ini bisa mengacaukan sintesis hormon tiroid.

Hal ini tentu bisa berdampak negatif terhadap metabolisme tubuh. Namun, Taub-Dix mengatakan, efek negatif tersebut mungkin baru dirasakan jika kita mengonsumsi kale mentah dengan jumlah yang sangat banyak.

Wortel

Sayuran ini baiknya dimasak dulu ya !, RTH, Rumah Terapi Herbal

Merebus wortel bisa membantu pelepasan karotenoid, antioksidan yang membantu memaksimalkan fungsi sistem imun. Jadi, jika kamu senang menjadikan wortel mentah sebagai cemilan, mungkin kamu perlu merebusnya sebentar mulai saat ini.
Brokoli, kol, kubis

Menurut Scientific American, memasak sayuran yang tergolong kelompok cruciferous seperti brokoli, kol dan kubis bisa membantu pelepasan indole, komponen organik yang bisa memerangi kanker. Sayuran cruciferous mentah juga bisa menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang. Meski begitu, bukan berarti kita tak bisa mengonsumsinya mentah. Boleh saja, namun dalam jumlah yang wajar untuk menghindari risiko masalah pencernaan. Selain itu, Taub-Dix menyarankan, potonglah sayuran tersebut dengan baik dan jika tidak terbiasa, hindari mengonsumsi secara bersamaan.

Cabai

Cabai adalah sumber likopen dan asam ferulat yang baik. Manfaat dari cabai juga akan terserap maksimal jika kita memasaknya. Namun jangan memasaknya terlalu matang. Taub-Dix menjelaskan, Vitamin C akan mudah rusak karena panas. Sehingga cabai yang dimasak hingga kering akan menghilangkan nutrisi yang terkandung.

"Kita juga akan meresap lebih banyak Vitamin A dari cabai yang ditumis dengan minyak zaitun daripada dikonsumsi dalam kondisi mentah," kata dia.

Brussel sprout

Sayuran ini baiknya dimasak dulu ya !, RTH, Rumah Terapi Herbal

Menurut University Hospitals of North Ohio, Brussel sprout bisa menyebabkan kembung dan gas jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, pastikan kamu memasaknya dahulu sebelum mengonsumsinya. Untuk memastikan kamu mendapatkan nutrisi yang maksimal, proseslah sayuran tersebut secara bervariasi. Ketika kamu menemukan metode yang pas, maka mengonsumsi sayuran setiap hari akan jadi kebiasaan yang mudah.



Dikutip dari :


Sunday, July 7, 2019

Kaum Pria, ingin dapatkan daya ingat yang baik ? Baca ini !

Kaum Pria, ingin dapatkan daya ingat yang baik ? Baca ini !, RTH, Rumah Terapi Herbal


Dari sebuah riset yang digelar selama 20 tahun, terhadap 27.842 pria, yang berprofesi sebagai tenaga medis, ditarik kesimpulan bahwa sayuran berdaun hijau, makanan kaya karotenoid, dan buah berry, jika rutin dikonsumsi mampu mempertahankan daya ingat, hingga usia lanjut. 

Ketika penelitian ini pertama kali digulirkan oleh the Harvard T.H. Chan School of Public Health, para responden rata-rata berusia 51 tahun. Kini, saat tes pengukuran kemampuan kognitif dilakukan, usia rata-rata responden mencapai 73 tahun. 

Pada awal riset, peserta diminta untuk melengkapi kuisioner tentang asupan harian dari sayur, buah, dan makanan lainnya. Pengisian data semacam itu dilakukan selama empat tahun sekali, hingga 20 tahun masa penelitian. 

Disebutkan bahwa periset menetapkan jumlah minimal konsumsi sayuran mentah sebanyak satu cangkir atau dua cangkir untuk sayuran hijau. Sementara, porsi minimal untuk mengonsumsi buah adalah satu cangkir atau setengah cangkir dalam bentuk jus. 

Periset juga melakukan uji kemampuan kognitif sebelum masa akhir riset. Tes pengukuran kemampuan kognitif dilakukan dengan menanyakan tanggapan peserta mengenai perubahan daya ingat yang dirasakan. Juga tentang kesulitan yang dialami saat mengingat hal pendek, seperti daftar belanja. Dr. Changzheng Yuan, selaku pemimpin riset, memaparkan, peserta yang mengonsumsi sayur dan buah 18-22 tahun lebih awal, akan kecil kemungkinannya mengalami perluasan masalah kognitif. 

Bahkan, sebelum enam tahun pengukuran kognitif dilakukan, peneliti menemukan manfaat konsumsi sayur dan buah tetap terasa, meski peserta mengonsumsinya dalam jumlah kecil. 

Kendati demikian, diakui bahwa penelitian ini masih terbatas, karena kemampuan ingatan dan berpikir peserta tidak diuji pada awal riset. Padahal, pengukuran tersebut akan membantu tim melihat bagaimana perubahan kemampuan berpikir dan daya ingat responden. 

Namun, periset berasumsi, responden memiliki kemampuan kognitif yang tinggi. Hal ini karena seluruh responden adalah tenaga medis. "Riset ini hanya menyoroti kaum pria saja, sehingga hasilnya mungkin tak berlaku untuk wanita," tambah Yuan. 

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi apakah makan buah dan sayuran tertentu dapat secara langsung mencegah penurunan daya ingat.


Dikutip dari :


Saturday, July 6, 2019

Bersihkan Botol Minum Anda !

Bersihkan Botol Minum Anda !, RTH, Rumah Terapi Herbal

Bakteri atau pun virus mulut dan lingkungan dapat menumpuk di botol air yang digunakan berkali-kali jika tidak dibersihkan secara teratur, menurut seorang ilmuwan dari Pusat Ekologi dan Hidrologi.

Andrew Singer, ilmuwan yang baru-baru ini diwawancarai Huffington Post menjelaskan bahwa bahkan E. coli dapat menemukan jalannya ke dalam botol air yang tidak bersih.

Menurutnya, seseorang yang memiliki kebiasaan kebersihan pribadi buruk seperti tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau mengambil botol air di toilet dapat meningkatkan kemungkinan terkena infeksi serius.

"Ini adalah cara yang paling mungkin untuk E. coli ada di botol Anda," katanya.

Memasukkan minuman manis ke dalam botol air yang dapat digunakan kembali juga meningkatkan kemungkinan penumpukan bakteri. Menurutnya, akan lebih buruk lagi jika menggunakan botol minuman dengan sedotan yang sudah built-in alias menyatu dengan botol.

Fitur tambahan seperti ini bisa mempertahankan lebih banyak kelembapan. Dan, minuman apa pun (manis atau tidak) yang dimasukkan ke dalam botol, membuatnya lebih sulit dibersihkan.

Pekerja kantoran yang memiliki alat makan dan botol minum di mejanya paling berisiko terpapar bakteri dan virus ini. Sama seperti alat makan, botol air yang dapat digunakan kembali harus dibersihkan setiap hari. Setop meninggalkannya di meja, di dalam mobil atau di ransel. Cukup isi ulang ketika sudah kosong atau hampir kosong.



Dikutip dari :


Friday, July 5, 2019

Manfaat Buah Kiwi

Manfaat Buah Kiwi, RTH, Rumah Terapi Herbal


Kaya akan vitamin C

Bukan hanya lemon dan jeruk yang kaya akan vitamin C, kiwi bahkan mengalahkan kedua buah tersebut dalam hal kandungan vitamin C! Setiap 100 gram kiwi mengandung 158 persen vitamin C - dua kali lebih banyak dibanding buah lemon atau jeruk. Antioksidan di dalam vitamin C dapat menyingkirkan radikal bebas yang mengakibatkan inflamasi atau kanker. Ditambah lagi, vitamin C dapat menaikkan kekebalan tubuh agar kamu tak mudah jatuh sakit. 
Membantu tidur nyenyak

Menurut riset dari Taipei Medical University, berbagai studi telah membutktikan bahwa kiwi memiliki banyak kandungan baik seperti antioksidan dan serotonin yang berguna untuk orang yang sulit tidur. Katanya, mengonsumsi dua buah kiwi satu jam sebelum tidur dapat memulihkan insomnia dan membantu kamu tidur dengan cepat! Coba, yuk.

Sumber serat yang baik

Buah eksotis yang konon lebih baik dimakan dengan kulitnya ini kaya akan serat yang membantu mencegah berbagai macam penyakit. Selain membuat perut lebih kenyang, makanan kaya serat juga membantu tubuhmu menjaga tekanan darah, kolestrol, dan kadar gula. Bahkan menurut sebuah studi dari University of Leeds, mengonsumsi makanan kaya serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan aman untuk penderita diabetes.

Melancarkan saluran pencernaan

Mirip dengan pepaya, kiwi mengandung enzim bernama actinidain yang melancarkan pencernaan protein. Jika kamu mengalami konstipasi atau kesulitan buang air besar, have a kiwi or two!
Mempercantik kulit

Tubuh dan kulit yang sehat membutuhkan tingkat pH yang stabil. Sifat alkaline dalam kiwi dapat menetralisir tubuh jika kamu terlalu sering mengonsumsi makanan yang bersifat asam. Antioksidan dalam vitamin C dan E dalam kiwi juga baik untuk kulit dan menjaganya agar awet muda! Selain itu, kiwi mengandung omega 3, carotenoid, polyphenol, dan mendukung kesehatan jantung.

Bermanfaat untuk wanita hamil

Yes, kiwi sangat baik untuk kesehatan wanita hamil berkat kandungan folat. Folat dapat menyehatkan dan membantu pertumbuhan janin. Tak hanya itu, kiwi juga baik untuk pertumbuhan anak-anak, loh. 

Gudang vitamin dan mineral

Kiwi kaya akan berbagai macam vitamin dan mineral seperti vitamin A, B6, B12, E, potasium, kalsium, zat besi dan magnesium, yang dapat melancarkan peredaran darah, mengurangi stres, menyehatkan tulang dan gigi, serta mendukung kesehatan mata. Kandungan potasium yang tinggi juga menstabilkan tekanan darah, sedangkan magnesium membantu otot dan saraf agar bekerja dengan normal.



Dikutip dari :


Thursday, July 4, 2019

Apakah Telur Dapat Menyehatkan ?

Apakah Telur Dapat Menyehatkan ? 

Apakah telur dapat menyehatkan ?, RTH, Rumah Terapi Herbal

Pakar gizi setuju bahwa telur adalah makanan sehat karena mengandung 13 vitamin dan mineral penting di dalamnya. Ditambah lagi, telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang baik dan berguna untuk membangun serta mempertahankan otot yang kuat dan sehat. Menurut data nutrisi USDA, satu telur mengandung sekitar 6 gram protein dan 72 kalori. 

Ahli diet lain Ryan Maciel menambahkan, telur memiliki berbagai macam nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. Mulai dari biotin yang membantu mengubah makanan menjadi energi, kolin, dan vitamin A yang penting untuk sistem kekebalan tubuh, serta antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas. 

Untuk mendapatkan semua manfaat telur, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi semua telur sekaligus, tanpa memisahkan kuning telur dari putihnya. 

Tentang kuning telur 

Kuning telur kerap dianggap sebagai sesuatu yang buruk karena kandungan kolesterolnya tinggi. Satu butir telur mengandung 186 miligram kolesterol, sementara nilai harian yang direkomendasikan untuk kolesterol adalah kurang dari 300 miligram. 
Telur kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Namun, studi terkini menunjukkan bahwa bagi kebanyakan orang, kolesterol dalam telur tidak secara signifikan memengaruhi kadar kolesterol dalam darah kita. Selain kolesterol, kuning telur juga mengandung banyak nutrisi, seperti jumlah zat besi, folat, vitamin, lutein, dan zeaxanthin yang tinggi. 

Kandungan putih telur 

Putih telur yang digunakan sebagai bahan dalam membuat omelet putih telur, kue kering, dan wafel pernah dianggap sehat. Namun, nutrisi putih telur sebenarnya hanya memiliki beberapa protein dan vitamin B saja. Artinya, saat kita hanya menggunakan putih telur untuk memasak, kita sebenarnya hanya mengambil sedikit nutrisi dan vitamin. 
Karena itu, para pakar menyarankan lebih baik mengonsumsi seluruh bagian telur. Jika hanya memakai putih atau kuning telur saja, maka kamu akan kehilangan hampir separuh dari jumlah protein, seperti vitamin D, E, A, kolin, dan antioksidan.  

Telur justru bisa menyehatkan jantung 

Menurut pedoman diet 2015, kolesterol tidak lagi menjadi nutrisi yang diperhatikan dapat meningkatkan kolesterol dalam darah seseorang. Faktor risiko yang lebih mungkin berkaitan dengan penyakit jantung adalah faktor genetika, kurang olahraga, gaya hidup yang buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol. 
Selain itu, studi terbaru menemukan bahwa orang yang makan satu telur setiap hari justru mengalami risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah. Ini mungkin karena telur mengandung kadar kolesterol HDL baik yang dapat membantu melawan penumpukan lemak di pembuluh darah.



Dikutip dari :


Wednesday, July 3, 2019

Manfaat Buah Delima

Manfaat Buah Delima, RTH, Rumah Terapi Herbal


Sekarang ini, buah delima sering menjadi bahan untuk perawatan kulit karena mengandung antioksidan, antimikroba, antiradang, dan antipenuaan. Khasiat-khasiat tersebut dapat membantu sejumlah masalah kulit termasuk kulit kering, tanda-tanda penuaan, noda hitam, jerawat, dan bekas jerawat.

1. Melembapkan kulit

Dr. Ellen Marmur dari Rumah Sakit Mount Sinai di New York, Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa jika dibandingkan dengan teh hijau, sari buah delima sebenarnya lebih baik untuk mengatasi kulit kering yang kusam. Buah delima juga menjadi sumber vitamin C yang bersal dari tumbuhan, yang telah terbukti dapat melembapkan dan melembutkan kulit saat dioleskan ke kulit.

Selain itu, minyak buah delima menembus ke dalam kulit sehingga cukup efektif untuk merawat kulit kering, pecah-pecah, dan iritasi. Ini karena buah delima mengandung asam punicic yang menjaga kelembapan alami kulit.

2. Regenerasi kulit

Dr. Debra Jaliman, seorang dokter spesialis kulit yang juga berasal dari New York, AS menyarankan untuk pakai minyak biji buah delima karena dapat membantu melindungi epidermis (lapisan luar kulit) dan dermis (lapisan dalam kulit) serta meningkatkan regenerasi epidermis.

Selain itu, buah delima juga membantu meningkatkan sirkulasi dan penyembuhan kulit, membantu dalam perbaikan jaringan dan penyembuhan luka.

3. Mengurangi tanda-tanda penuaan

Manfaat buah delima yang jangan sampai terlewat yaitu melindungi tubuh dari sengatan matahari. Terlalu banyak paparan sinar matahari bisa membahayakan kulit dan menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel kulit. Hal ini juga meningkatkan risiko Anda mengalami tanda-tanda penuaan seperti keriput, garis-garis halus, kulit terbakar, hingga kanker.

Antioksidan yang ditemukan dalam buah delima yaitu polifenol dapat membantu melindungi sel-sel dari stres oksidatif. Produk yang berasal dari delima juga telah terbukti baik untuk memperbaiki kerusakan DNA. Selain itu, buah delima juga dapat membantu mencegah hiperpigementasi dan flek hitam.

4. Mengatasi peradangan dari jerawat

Jerawat berasal dari infeksi bakteri pada kelenjar minyak kulit. Ketika ini terjadi, tubuh mengirim sel darah putih yang disebut neutrofil ke tempat jerawat. Neutrofil mati bercampur dengan bakteri dan kotoran lain di dalam jerawat.

Seluruh proses ini juga memicu peradangan dan membuat tampilan kulit menjadi merah dan bengkak. Kandungan antioksidan dalam buah delima akan membantu mengurangi peradangan tersebut.

5. Merangsang produksi kolagen

Kulit manusia secara alami mulai mengendur saat usia bertambah tua. Buah delima mengandung asam ellagic dan antioksidan yang cukup tinggi, yang telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengurangi pemecahan kolagen.

Buah delima dapat merangsang sel-sel yang memproduksi kolagen yang disebut fibroblast. Hal ini membantu menambal kulit dan meningkatkan suplai darah Anda untuk menghilangkan tampilan wajah yang kendur. Buah delima dapat membantu mengurangi kerutan pada kulit Kamu. 



Dikutip dari :


Tuesday, July 2, 2019

Suka Alpukat ? Cuci dulu ya !

Suka Alpukat ? Cuci dulu ya !, RTH, Rumah Terapi Herbal


Kita mungkin sudah tahu kalau sebelum makan buah, lebih baik mencucinya terlebih dulu. Lalu bagaimana dengan buah-buahan berkulit? Nah, untuk menjaga kesehatan dari berbagai risiko kuman dan bakteri, sebelum makan buah berkulit seperti alpukat, sebaiknya juga dicuci terlebih dulu meski kita tidak mengonsumsi kulitnya.  

Seperti laporan yang disampaikan oleh FDA, diungkapkan bahwa sebagian besar kulit alpukat yang diteliti selama 18 bulan terbukti positif mengandung bakteri Salmonella dan Listeria. Sekitar 17 persen dari 1.615 alpukat yang diuji terbukti mengandung bakteri yang membahayakan. 

Mungkin kita berpikir, makan daging buah alpukat tanpa kulitnya seharusnya tak berpengaruh. Analogi ini memang tak sepenuhnya salah, namun logikanya, pisau yang dipakai untuk memotong alpukat akan mengenai kulit buah yang mengandung bakteri. Pisau yang terkontaminasi bakteri ini lah berpotensi mengantarkan bakteri ke daging buah yang dimakan. 

Mengutip CNN, meskipun risiko kemungkinan masuknya bakteri dalam alpukat melalui pisau sangat tipis, namun 0,24 persen alpukat yang diuji ternyata mengandung listeria dalam daging buahnya. 

Listeria dan Salmonella adalah bakteri yang seringkali ditemukan dalam produk-produk segar. Tak hanya di alpukat, bakteri ini juga terbukti mencemari beberapa produk lain di tahun ini. 

Untuk mencegah dan mengurangi penyebaran Listeria dan Salmonella, sikat produk tersebut sampai bersih kemudian keringkan dengan handuk kain atau tisu untuk mengurangi bakterinya.



Dikutip dari :