Sunday, June 16, 2019

Penelitian Tentang Kopi (Bagian 2)

Pilih Kopi Dingin atau Panas ?

Penelitian Tentang Kopi (Bagian 2), RTH, Rumah Terapi Herbal


Cold brew atau es kopi merupakan salah satu alternatif menikmati kopi dengan sensasi es yang menyejukkan.

Tidak heran jika menikmati es kopi lebih banyak dipilih masyarakat di seluruh dunia daripada minum kopi panas. Bahkan, penikmat es kopi kian banyak setiap tahunnya.

Padahal, es kopi memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi dengan rasa kopi lebih ringan. Selain itu, minuman ini tidak sehat loh. Ya, penelitian yang dilakukan Jefferson University di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa es kopi tidak cukup sehat dibandingkan kopi panas.

"Kopi panas memiliki level antioksidan yang jauh lebih tinggi ketimbang es kopi. Kandungan antioksidan di kopi panas memberikan beragam manfaat kesehatan bagi seseorang yang mengonsumsinya," kata peneliti, dikutip The Daily Meal.

Peneliti dan peminum kopi, Megan Fuller serta Niny Rao, melakukan analisis terhadap perbedaan bahan kimia antara kopi panas dan cold brew dari biji kopi Brasil, Kolombia, Myanmar, Meksiko dan Etiopia.

Hasilnya, kedua jenis minuman tersebut memiliki pH yang sama dengan level 4,85 sampai 5.13.

"Namun, cold brew memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah. Dianggap lebih aman bagi seseorang yang memiliki masalah lambung," jelasnya.

Ppeneliti juga menemukan bahwa kopi panas memiliki konsentrasi de-proyonated acids yang lebih tinggi dibandingkan cold brew. Besar dugaan, ini menjadi alasan mengapa ada banyak kandungan antioksidan di dalam kopi panas dibanding es kopi.


Dikutip dari :


0 comments:

Post a Comment